Kamis, 12 Maret 2009

cara menjadi terkenal

Melihat orang ngetop disini rasanya ngiri juga ya. Artis ganteng dan cantik, bening bening, bajunya selalu bagus, gayanya oke, senyum selalu ditebarkan. Wah top. Kemana mana selalu jadi pusat perhatian, jadi rebutan untuk ingin bersalaman atau minta tanda tangan dan foto bareng. Kalau cewek top dan menarik sudah tentu mata lelaki akan menjelajahi setiap lekuk tubuhnya dari atas sampai bawah. Kalau cowok ganteng dan terkenal sering tiba tiba dirangkul dan dicium oleh penggemarnya bila ada di keramaian. Asik juga ya.

Tidak peduli dengan kehidupan yang sesungguhnya mereka rasakan, yang jelas terkenal dan punya banyak penggemar. Dan dari situ pula mereka bisa kaya raya dengan menjual pamor positif dimata masyarakat. Aaah, rasanya ingin juga ngetop dan terkenal seperti mereka. Berbagai cara sudah dilakukan. Bernarsis-ria di internet dengan memajang foto diri berbagai macam pose dan gaya. Tapi kok ndak terkenal juga ya. Lalu apa yang harus dilakukan untuk cepat terkenal dan dipuja puja banyak orang?.

Lalu datang seorang kawan memberi solusi mudah untuk cepat terkenal. Yaitu,

“Pilihlah sebuah profesi dan bikinlah sensasi!”

“Sensasi? Sensasi model apa?”, tanyaku.

“Apa jadi maling?”

“Ah, kurang terkenal, paling cuma masuk berita kriminal!”

“Atau jadi pembunuh?”

“Lumayan bisa terkenal, tapi setelah itu dicaci maki dan dihukum mati!”

“Lalu jadi apalagi?”, aku makin bingung.

Lalu kawan itu mengucapkan sebaris kalimat yaitu,

“Jadilah dirimu sendiri !”.

“Hah? Jadi diri sendiri? Memang bisa terkenal?”

“Bisa !”, jawabnya. “Sangat bisa terkenal, minimal kamu akan bangga pada dirimu sendiri dan akan menjadi penggemar untuk dirimu sendiri”.

Hmmm, aku mikir sendiri.

“Lalu buatlah sensasi, seperti merubah pola hidupmu yang ndak karuan menjadi baik!”

“Dengan itu kamu akan merasa hidup ini lebih berguna dari sekedar dikenal khalayak luas namun hidupnya tersiksa bagai duduk diatas jamban tapi tak ada yang bisa dikeluarkan!”

“Dan proses ini tidak memakan waktu lama, asal kamu melakukannya dengan niat yang sungguh sungguh dan ikhlas!”

“Dan satu lagi, kalau kamu belum merasa terkenal dengan cara ini, yakinlah suatu saat nanti anak dan cucumu akan bangga punya figur seperti kamu!”.

Sebuah pesan klasik dan sederhana yang kadang sulit diterima oleh kita yang maunya serba riil dan instant tanpa perlu susah payah. Namun inilah kenyataan bahwa hidup ini bukanlah serba instan, semuanya harus ditempuh dengan perjuangan untuk sebuah hasil yang maksimal. Dan jerih payah itu adalah sebuah kepuasan yang tidak ternilai harganya, meski hasil yang didapat sedikit.